Sewaktu saya jalan-jalan ke Bandung kemarin saya banyak melihat outlet klappertaart, salah satunya adalah DenHaag klappertaart. Dulu saya pernah mencoba klappertart di sebuah restoran Manado, tapi kurang enak. Hmm... siapa tau yang DenHaag ini enak, karena banyak orang juga nampak hilir mudik membeli klappertaar disitu. Saya berkunjung di salah satu outlet mereka yang berada di jalan Dago 106 (Jl. Juanda), dekat dengan factory outlet blossom.
Di Indonesia, Klappertaart terkenal sebagai kue khas dari daerah Manado. Kue ini berbahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Konon kue ini merupakan pengaruh saat zaman pendudukan Belanda di daerah Manado.
Ada beberapa cara dalam membuat Klappertaart, seperti di panggang dan tidak di panggang. Kalau di panggang, menggunakan roti dan menjadi klappertaart yang padat dan kering. Yang ini bisa dipotong-potong seperti kue pada umumnya. Nah yang satu lagi adalah di masukkan ke dalam lemari pendingin.
Klappertaart termasuk kue yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Dan ada juga yang masih menggunakan rhum, jadi ya harus cukup jeli juga ketika membeli klappertart. Nah di DenHaag Klappertaart menyediakan kalppertaart yang tidak menggunakan rhum, jadi aman untuk di konsumsi. Tapi kalau anda penikmat rhum juga ada koq klappertaart yang pakai rhum. Bisa dipilih sesuai selera.
Tekstur kue yang lembut dan variasi topping yang menarik membuat kue klappertaart sangat enak untuk di nikmati kapan saja. Ada yang menggunakan topping keju, kismis, dan almond. Berhubung saya suka sekali dengan almond, maka saya pun memilih Klappertaart Basah Vla dan Klappertaart Kering yang mengandung almond. DenHaag menyediakan klappertart dalam kemasan kecil dan juga yang berukuran besar.
Saya pilih Klappertart Basahnya yang sudah di kemas dalam wadah kecil. Diatasnya diberi taburan kayu manis bubuk .... asik nih kayanya. Nyam nyam... lembut, manis, dan dingin terasa di mulut. Teksturnya begitu lembut, seperti menyantap custard yang langsung meleleh begitu masuk ke mulut. Yang ini memang enaknya di makan dalam keadaan dingin. Ada serutan kelapa yang terasa lembut, vla, kayu manis dan susu nya juga sangat terasa. Nikmat banget Klappertaart basah-nya.
Sekarang kita coba Klappertaart Kering-nya, kue nya di panggang begitu cantiknya .. berwarna coklat keemasan, begitu dibuka .. aroma almond-nya langsung terasa. Begitu lembut ketika di potong, dan terasa lembut juga ketika di mulut. Manisnya pas, dan rasa kacang almond nya menjadikan klappertaart keringnya jadi lebih nikmat.
So Sweet and Soft .. itulah kesan saya terhadap DenHaag Klappertaart. Yummy, menurut saya rasa manisnya pas banget, tidak berlebihan. Untuk sebuah Klappertaart basah Vla kotak kecil di hargai Rp. 20.000,- Sedangkan untuk klapertaart kering koek kecil Rp. 7.000,- per buahnya.
Hmm... Saya rasa saya jatuh cinta dengan Klappertaart hehe. Enak euy. Apakah anda penikmat Klappertaart juga? Cobain deh DenHaap Klappertaart di Bandung, rasanya yummy pisan. (ita)
Lokasi :
DenHaag Klappertaart
Jl. Dago 106 - Bandung (Telp : 022-92157765)
Jl. Kebun Kawung 48 - Bandung (Telp : 022-91382858)
Jl. RE. Martadinata (Riau) 22 - Bandung (Telp : 022-70228119)
Rest Area Tol Pasteur Km. 1 - Bandung
Jl. Dago - Mobil Toko - Bandung (Telp : 022-91355864)
Jl. Setiabudi - Mobil Toko - Bandung (Telp : 022-91369107)
Jam Buka :
08.00 - 19.30 (hari Biasa)
10.00 - 20.00 (Minggu)
Menu :
Klappertaart Kering
Klappertaart Basah
Brownies Panggang
Brownies Cake
Pisang Molen
Soes Klapper
Bluder Tape
Bluder Pisang
Cake Tape Keju
Pastry Apel
Pastry Strawberry